Move
on, kata-kata yang masih sangat lekat dalam kehidupan sehari-hari ini memang
gak berhenti untuk dibahas. Para kalangan remaja dari remaja yang abege,
ababil, anak zaman, anak alay,
cabe-cabean, terong-terongan bahkan terong dicabein pun, sampai saat ini
juga belum terlepas dari kata-kata ini. Banyak dari mereka yang merasa bahwa
dirinya harus move on dan sudah seharusnya move on dari sesuatu. Gue harap sih
para kalangan remaja diatas move onnya dari sifat-sifatnya yang gituanlah. Mhuaahhha.
Move
on sendiri yah udah jelas berasal dari bahasa inggris lah pastinya. Move yang
menurut kamus di hape gue artinya adalah pindah dan on artinya adalah keatas.
Jadi secara langsung move on artinya adalah pindah keatas, keatas langit bisa
jadi, yah berarti mati deh. Huahaha. Gak sih, gak gitu jugak kali artinya.
Ehmmm, let me try, jadi menurut gue sih move on itu sendiri adalah menggerakkan
hati, mengubah pendirian dari yang stuck untuk segala sesuatu yang dirasa
menyakitkan atau melelahkan jadi lebih kuat untuk melepaskan, tidak terbebani
lagi dan mencari kebahagian lain. Kira-kira sih gtu ya artinya*uda belaga sok
pinter :D.
Move
on itu sendiri juga dampak dari penyakit yang lagi booming-boomingnya untuk
akhir-akhir ini yaitu galau ( gelisah antara lanjut atau udahan). Huahahha.
Penyakit yang mungkin uda pernah dirasain setiap orang yang udah ketemu cinta.
Galau sendiri punya ending antara patah hati atau move on. Yah kalo terus-terus
patah hati pasti ujung-ujungnya move on. Jadi mau kemana pun muara galau, move
on itu pilihan yang paling tepat.
Nah,
untuk melepaskan masa-masa lalu yang mungkin menyakitkan, untuk dirasa
orang-orang yang butuh kemove onan dalam dirinya, gue punya cara-cara yang
sedikit membantu dan gue harap emng bisa ngebantu lah pastinya. Tapi sebelum
gue nyampein cara-cara itu, satu pertanyaan yang cocok buat gue yang malah
perlu gue renungin sendiri adalah " Pantaskah orang yang gagal move on
nyampein semua hal-hal dibawah ini ?"
Munafik
emang mungkin jawabannya. Disaat gue ngasih saran ke orang lain tapi gue
sendiri ngelakuin malah ga berhasil. Iya, sederetan ini mungkin langkah-langkah
yang gue lakuin buat bisa move on walaupun sampek sekarang belum ada yang
berpihak pada gue. Tapi apalah pentingnya gue yakan. Ga perlu lah peduli sama
kegagalan gue yakan. Walaupun guenya sih emng munafik tapi lo pada gue rasa
perlu jugak mempertimbangkan apa yang gue saranin kali ini. Udahlah,
"Jangan liat siapa yang menyampaikan, tapi pikirkanlah apa yang
disampaikan", kalo ini uda belaga sok bijaksana. Hehehehe :D.
![]() | ||||||||||||
| Moveee :) |
Oke
langsung saja kita ke topik cara-cara kemove onan gue ini, here they are :
1. Niat
Ini
adalah bagian terpenting bagi kita semua yang merasa harus move on. Apapun
ceritanya, gak akan ada yang bisa berhasil ngelakuin sesuatu tanpa adanya niat.
Niat ini yang akan dorong dan selalu memotivasi kita untuk bangkit dan melawan
keterpurukan . Niat memegang peranan penting yang lahir dalam diri kita, dimana
setelah kita tanamkan niat, apapun yang bakal menghambat kita ditengah
perjalanan, gak akan pernah jadi halangan. Jadi sekiranya mantan atau masa
lalu tetep aja menghambat, maka niscahya
kita akan tetap berada dijalan kemove onan jika kita punya niat yang kuat.
Untuk itu, mulailah tanamkan dari dalam diri masing-masing bahwa kita harus bangkit.
Jangan hidup dalam keterpurukan lagi , tanamkan lah niat sebesar-besarnya bahwa
kita harus MOVE ON.
2. Terima
Kenyataan dan Hadapi
Setelah
menanamkan niat buat move on, setelah kepergian orang yang kita sayang
maksudnya mantan huaahhha, mungkin terkadang kita masih sering stuck mikirin
dia. Atau terkadang kita masih selalu terbayang-terbayang masa lalu yang penuh
arti bersamanya. Terkadang juga kenangan itu bisa hadir sendiri dalam sepi dan
sendiri-sendiri kita. Ini semua pasti bakalan ngebuat kita semakin terpuruk dan
menyesali semua yang terjadi. Ada baiknya selanjutnya kita menerima kenyataan
dan berhenti menyesali diri sendiri dan orang lain. Semua yang terjadi sudah
ada yang menuliskan, jadi coba membuka mata bahwa semua memang mungkin tak seperti
yang kita harapkan dan berjuanglah untuk menghadapinya. Hadapi ! ! Tak ada
jalan lain lagi. Menyerah bukan pengakhiran karna jika kita mau, maka kita
bisa, jika kita bisa maka hadapilah *implikasi move on :D
3. Sabar dan
Ikhlaskan
Setelah
fase-fase menerima kenyataan dan menghadapi yang terjadi maka selanjutnya
bersabarlah. Terkadang ini memang bagian yang paling sulit. Dimana kita harus
dipaksa berhenti menyayangi orang yang masih kita sayang. Ini juga mungkin jauh
lebih sulit ketika tanpa permisi bayang-bayangnya menghiasi hari. Belum lagi
hal yang paling menyedihkan ketika rindu menggebu tapi tak memungkinkan lagi
mengadu. Tapi apa hendak diperbuat lagi, jika menghadapi membuatmu kuat maka
bersabar membuatmu bertahan. Tetap pada pendirian, bersabarlah untuk semuanya
karena Tuhan pasti tetapkan jalan. Tuhan selalu bersama kita-kita yang cintanya
berjuang sendirian. Nah untuk mengurangi sakit dan kekecewaan itu, maka hal
yang terpenting adalah mengikhlaskan semua yang sudah terjadi. Jadikan
pelajaran untuk kedepannya . Mengikhlaskan emng ga mudah tapi semua bakal lebih
mudah kalok udah ikhlas. Mengikhlaskan akan mengurangi beban dihati dan akan
mengajari untuk tetap tersenyum di semua situasi.
4. Menyibukkan
diri.
Kalau
masih sering teserang rindu, kalau masih tiba-tiba dihantui wajahnya, maka ini
cara paling ampuh mengatasinya. Terkadang rindu itu hadir karna kita merasa
sepi dan sendiri. Rindu akan membuat kita semakin mengingat dan memikirkannya.
Maka satu-satunya cara adalah jangan memberi celah untuk dirasuki rindu. Masih
banyak yang bisa kita lakukan daripada merenungi yang telah pergi. Bisa membaca
bagi yang mau nambah pinter, bisa nulis bagi yang hoby nulis, karena
momen-momen patah hati atau peristiwa buruk semacam ini akan memberi inspirasi
dan meningkatkan kemamuan kita untuk berimajinasi. Bisa jadi :D. Selain itu
kita bisa menyanyi lah, menggambarlah, ngetweet lah, berenang lah, shopinglah
kalok banyak uang . Hahha. Semua-semua hoby kitalah bisa dilakuin, atau yang
paling membantu adalah hange out bareng
temen. Selain menyibukkan diri, keluar sama temen bisa ngerfreshing pikiran
kita, menghindari kesepian dan menenangkan diri karena kita punya tempat untuk
bercerita dan menumpahkan kegalauan yang ada. Huahahha
5. Jauhi
Dunianya.
Satu
hal yang gak kalah penting untuk berhenti memikirkannya atau belajar
melupakannya adalah pura-pura gak peduli. Pura-pura gak peduli ini lama
kelamaan akan membiasakan kita tanpanya. Jadi berpura-pura ga peduli sampai
lupa kalo kita lagi pura-pura gak peduli itu bagus buat kemoveonan kita loh ya.
Hahhha. Jangan sekali-sekali coba ngepoin dia. Karena kecewa pasti rasanya kalo
ternyata dia masih baik-baik saja bahkan bisa bahagia tanpa kita. Jadi lebih
baik gak tau daripada tau tapi akhirnya nyesek. Itu bakal buat kita kepikiran
lagi, lagi dan lagi. So, untuk kali ini kita bisa semacam memutuskan komunikasi
dengan dc bbm, unfriend fb, unfollow twitter dan lainnya untuk sementara atau
selamanya* ga kebayang segitu ekstreem kan. Hahha.
6. Percaya jodoh
gak kemana.
Yah
emng kek lagunya si Afgan sih, jodoh pasti bertemu. Kalok lo emng uda beneran
sayang, ya udah iklhlasin ajja untuk sementara dia pergi. Inget aja, semua
cinta punya jalannya sendiri buat kembali. Cuman ada satu hati yang bisa
bener-bener jadi rumah buat dia. Kalok emng dia buat lo, pasti dia bakal balik
ke lo. Tuhan pasti jagain dia dan kembaliin apa yang menjadi milik lo. Mungkin
saat dia pergi Tuhan lagi pengen negbuat kita masing-masing buat lebih
menghargai dan memperbaiki diri. Kalok jodoh emng gak kemana, muter-muter
dihati lo ajja ujungnya :D. Tapi kalo emng ga jodoh, pasti loh bakalan nemuin
orang yang bener-bener tepat buat lo. Karena Tuhan gak pernah salah memasangkan
hambanya. Jodoh kita pasti udah yang terbaik buat kita :)
7. Memperbaiki
diri.
Untuk
hal ini adalah hal yang jauh lebih penting. Daripada sibuk galau-galau gak
terarah bagusankan sibuk memeperbaiki diri. Kalok kita lebih baik pun dapetnya
pasti lebih baik. Tunjuin kita bisa lebih selebih-lebihnya dari yang dulu. Buat
dan ajari dia bagaimana penyeselan itu ketika dia tau kita yang sekarang.
Dendam yang paling bagus adalah menunjukkan kesuksesan dan perubahan yang baik
dari kita sama orang-orang yang nyakitin kita. Orang yang baik pasti dapet yang
baik juga.
8. Biarkan waktu
yang menjawab
Kalo
semua hal udah lo lakuin dan masih sama ajja galaunya macem gue yah gak apa.
Emng ga secepet itu bakalan bener-bener move on. Jadi tetep ajja jalani.
Biarkan waktu yang buat lo lupa. Lamanya move on itu relatif individu, ada yg
sehari, seminggu, sebulan, setahun, dua tahun pokoknya macem-macem deh. Biarkan
waktu aja yang ngerubah semuanya. Semua itu butuh proses. Kalau gagal coba
lagi, gagal coba lagi sampek akhirnya gagal yang bosen dan kalah :D. Semua
bakalan berjalan seperti apa yang dituliskannya.
Oke,
sekianlah cara-cara yang baru bisa gue pelajari buat move on dan bangkit dari
kepatahatian gue. Gak mudah sih, tapi usaha itu penting dan gak kalah pentngnya
juga buat berdoa. Karena untuk semua usaha sekeras apapun tetep Tuhan yang
nentuin. Maka jangan lupa berdoa :). Inget bahagia itu sederhana, lo berhak
bahagia dan bahagia lo sendiri ada pada lo. Pribadi dan dirikita itu pasti
berarti. Kebaahagian kita itu penting. Jadi jangan galau-galau lagi. Tersenyum
dan berbahagialah :) .
29-
Februari- 2014 , 22:35 WIB
Risma

Tidak ada komentar:
Posting Komentar