Minggu, 02 Maret 2014

Move On, Mau ? ? ?



Move on, kata-kata yang masih sangat lekat dalam kehidupan sehari-hari ini memang gak berhenti untuk dibahas. Para kalangan remaja dari remaja yang abege, ababil, anak zaman, anak alay,  cabe-cabean, terong-terongan bahkan terong dicabein pun, sampai saat ini juga belum terlepas dari kata-kata ini. Banyak dari mereka yang merasa bahwa dirinya harus move on dan sudah seharusnya move on dari sesuatu. Gue harap sih para kalangan remaja diatas move onnya dari sifat-sifatnya yang gituanlah. Mhuaahhha.
Move on sendiri yah udah jelas berasal dari bahasa inggris lah pastinya. Move yang menurut kamus di hape gue artinya adalah pindah dan on artinya adalah keatas. Jadi secara langsung move on artinya adalah pindah keatas, keatas langit bisa jadi, yah berarti mati deh. Huahaha. Gak sih, gak gitu jugak kali artinya. Ehmmm, let me try, jadi menurut gue sih move on itu sendiri adalah menggerakkan hati, mengubah pendirian dari yang stuck untuk segala sesuatu yang dirasa menyakitkan atau melelahkan jadi lebih kuat untuk melepaskan, tidak terbebani lagi dan mencari kebahagian lain. Kira-kira sih gtu ya artinya*uda belaga sok pinter :D.

Move on itu sendiri juga dampak dari penyakit yang lagi booming-boomingnya untuk akhir-akhir ini yaitu galau ( gelisah antara lanjut atau udahan). Huahahha. Penyakit yang mungkin uda pernah dirasain setiap orang yang udah ketemu cinta. Galau sendiri punya ending antara patah hati atau move on. Yah kalo terus-terus patah hati pasti ujung-ujungnya move on. Jadi mau kemana pun muara galau, move on itu pilihan yang paling tepat.
Nah, untuk melepaskan masa-masa lalu yang mungkin menyakitkan, untuk dirasa orang-orang yang butuh kemove onan dalam dirinya, gue punya cara-cara yang sedikit membantu dan gue harap emng bisa ngebantu lah pastinya. Tapi sebelum gue nyampein cara-cara itu, satu pertanyaan yang cocok buat gue yang malah perlu gue renungin sendiri adalah " Pantaskah orang yang gagal move on nyampein semua hal-hal dibawah ini ?"
Munafik emang mungkin jawabannya. Disaat gue ngasih saran ke orang lain tapi gue sendiri ngelakuin malah ga berhasil. Iya, sederetan ini mungkin langkah-langkah yang gue lakuin buat bisa move on walaupun sampek sekarang belum ada yang berpihak pada gue. Tapi apalah pentingnya gue yakan. Ga perlu lah peduli sama kegagalan gue yakan. Walaupun guenya sih emng munafik tapi lo pada gue rasa perlu jugak mempertimbangkan apa yang gue saranin kali ini. Udahlah, "Jangan liat siapa yang menyampaikan, tapi pikirkanlah apa yang disampaikan", kalo ini uda belaga sok bijaksana. Hehehehe :D.
Moveee :)        



Oke langsung saja kita ke topik cara-cara kemove onan gue ini, here they are :
 
1. Niat
Ini adalah bagian terpenting bagi kita semua yang merasa harus move on. Apapun ceritanya, gak akan ada yang bisa berhasil ngelakuin sesuatu tanpa adanya niat. Niat ini yang akan dorong dan selalu memotivasi kita untuk bangkit dan melawan keterpurukan . Niat memegang peranan penting yang lahir dalam diri kita, dimana setelah kita tanamkan niat, apapun yang bakal menghambat kita ditengah perjalanan, gak akan pernah jadi halangan. Jadi sekiranya mantan atau masa lalu  tetep aja menghambat, maka niscahya kita akan tetap berada dijalan kemove onan jika kita punya niat yang kuat. Untuk itu, mulailah tanamkan dari dalam diri masing-masing bahwa kita harus bangkit. Jangan hidup dalam keterpurukan lagi , tanamkan lah niat sebesar-besarnya bahwa kita harus MOVE ON.
2. Terima Kenyataan dan Hadapi
Setelah menanamkan niat buat move on, setelah kepergian orang yang kita sayang maksudnya mantan huaahhha, mungkin terkadang kita masih sering stuck mikirin dia. Atau terkadang kita masih selalu terbayang-terbayang masa lalu yang penuh arti bersamanya. Terkadang juga kenangan itu bisa hadir sendiri dalam sepi dan sendiri-sendiri kita. Ini semua pasti bakalan ngebuat kita semakin terpuruk dan menyesali semua yang terjadi. Ada baiknya selanjutnya kita menerima kenyataan dan berhenti menyesali diri sendiri dan orang lain. Semua yang terjadi sudah ada yang menuliskan, jadi coba membuka mata bahwa semua memang mungkin tak seperti yang kita harapkan dan berjuanglah untuk menghadapinya. Hadapi ! ! Tak ada jalan lain lagi. Menyerah bukan pengakhiran karna jika kita mau, maka kita bisa, jika kita bisa maka hadapilah *implikasi move on :D
3. Sabar dan Ikhlaskan
Setelah fase-fase menerima kenyataan dan menghadapi yang terjadi maka selanjutnya bersabarlah. Terkadang ini memang bagian yang paling sulit. Dimana kita harus dipaksa berhenti menyayangi orang yang masih kita sayang. Ini juga mungkin jauh lebih sulit ketika tanpa permisi bayang-bayangnya menghiasi hari. Belum lagi hal yang paling menyedihkan ketika rindu menggebu tapi tak memungkinkan lagi mengadu. Tapi apa hendak diperbuat lagi, jika menghadapi membuatmu kuat maka bersabar membuatmu bertahan. Tetap pada pendirian, bersabarlah untuk semuanya karena Tuhan pasti tetapkan jalan. Tuhan selalu bersama kita-kita yang cintanya berjuang sendirian. Nah untuk mengurangi sakit dan kekecewaan itu, maka hal yang terpenting adalah mengikhlaskan semua yang sudah terjadi. Jadikan pelajaran untuk kedepannya . Mengikhlaskan emng ga mudah tapi semua bakal lebih mudah kalok udah ikhlas. Mengikhlaskan akan mengurangi beban dihati dan akan mengajari untuk tetap tersenyum di semua situasi.
4. Menyibukkan diri.
Kalau masih sering teserang rindu, kalau masih tiba-tiba dihantui wajahnya, maka ini cara paling ampuh mengatasinya. Terkadang rindu itu hadir karna kita merasa sepi dan sendiri. Rindu akan membuat kita semakin mengingat dan memikirkannya. Maka satu-satunya cara adalah jangan memberi celah untuk dirasuki rindu. Masih banyak yang bisa kita lakukan daripada merenungi yang telah pergi. Bisa membaca bagi yang mau nambah pinter, bisa nulis bagi yang hoby nulis, karena momen-momen patah hati atau peristiwa buruk semacam ini akan memberi inspirasi dan meningkatkan kemamuan kita untuk berimajinasi. Bisa jadi :D. Selain itu kita bisa menyanyi lah, menggambarlah, ngetweet lah, berenang lah, shopinglah kalok banyak uang . Hahha. Semua-semua hoby kitalah bisa dilakuin, atau yang paling  membantu adalah hange out bareng temen. Selain menyibukkan diri, keluar sama temen bisa ngerfreshing pikiran kita, menghindari kesepian dan menenangkan diri karena kita punya tempat untuk bercerita dan menumpahkan kegalauan yang ada. Huahahha

5. Jauhi Dunianya.
Satu hal yang gak kalah penting untuk berhenti memikirkannya atau belajar melupakannya adalah pura-pura gak peduli. Pura-pura gak peduli ini lama kelamaan akan membiasakan kita tanpanya. Jadi berpura-pura ga peduli sampai lupa kalo kita lagi pura-pura gak peduli itu bagus buat kemoveonan kita loh ya. Hahhha. Jangan sekali-sekali coba ngepoin dia. Karena kecewa pasti rasanya kalo ternyata dia masih baik-baik saja bahkan bisa bahagia tanpa kita. Jadi lebih baik gak tau daripada tau tapi akhirnya nyesek. Itu bakal buat kita kepikiran lagi, lagi dan lagi. So, untuk kali ini kita bisa semacam memutuskan komunikasi dengan dc bbm, unfriend fb, unfollow twitter dan lainnya untuk sementara atau selamanya* ga kebayang segitu ekstreem kan. Hahha.
6. Percaya jodoh gak kemana.
Yah emng kek lagunya si Afgan sih, jodoh pasti bertemu. Kalok lo emng uda beneran sayang, ya udah iklhlasin ajja untuk sementara dia pergi. Inget aja, semua cinta punya jalannya sendiri buat kembali. Cuman ada satu hati yang bisa bener-bener jadi rumah buat dia. Kalok emng dia buat lo, pasti dia bakal balik ke lo. Tuhan pasti jagain dia dan kembaliin apa yang menjadi milik lo. Mungkin saat dia pergi Tuhan lagi pengen negbuat kita masing-masing buat lebih menghargai dan memperbaiki diri. Kalok jodoh emng gak kemana, muter-muter dihati lo ajja ujungnya :D. Tapi kalo emng ga jodoh, pasti loh bakalan nemuin orang yang bener-bener tepat buat lo. Karena Tuhan gak pernah salah memasangkan hambanya. Jodoh kita pasti udah yang terbaik buat kita :)
7. Memperbaiki diri.
Untuk hal ini adalah hal yang jauh lebih penting. Daripada sibuk galau-galau gak terarah bagusankan sibuk memeperbaiki diri. Kalok kita lebih baik pun dapetnya pasti lebih baik. Tunjuin kita bisa lebih selebih-lebihnya dari yang dulu. Buat dan ajari dia bagaimana penyeselan itu ketika dia tau kita yang sekarang. Dendam yang paling bagus adalah menunjukkan kesuksesan dan perubahan yang baik dari kita sama orang-orang yang nyakitin kita. Orang yang baik pasti dapet yang baik juga.
8. Biarkan waktu yang menjawab
Kalo semua hal udah lo lakuin dan masih sama ajja galaunya macem gue yah gak apa. Emng ga secepet itu bakalan bener-bener move on. Jadi tetep ajja jalani. Biarkan waktu yang buat lo lupa. Lamanya move on itu relatif individu, ada yg sehari, seminggu, sebulan, setahun, dua tahun pokoknya macem-macem deh. Biarkan waktu aja yang ngerubah semuanya. Semua itu butuh proses. Kalau gagal coba lagi, gagal coba lagi sampek akhirnya gagal yang bosen dan kalah :D. Semua bakalan berjalan seperti apa yang dituliskannya.
Oke, sekianlah cara-cara yang baru bisa gue pelajari buat move on dan bangkit dari kepatahatian gue. Gak mudah sih, tapi usaha itu penting dan gak kalah pentngnya juga buat berdoa. Karena untuk semua usaha sekeras apapun tetep Tuhan yang nentuin. Maka jangan lupa berdoa :). Inget bahagia itu sederhana, lo berhak bahagia dan bahagia lo sendiri ada pada lo. Pribadi dan dirikita itu pasti berarti. Kebaahagian kita itu penting. Jadi jangan galau-galau lagi. Tersenyum dan berbahagialah :) .

29- Februari- 2014 , 22:35 WIB

Risma


Tidak ada komentar:

Posting Komentar